BUNYI DUO ETNICHOLIC DALAM GELAR “NANDUR KAMULYAN” (Hybrid session)

PRESS RELEASE
Duo Etnicholic Gandeng Seniman Kalimantan Timur Dalam
Pagelaran Nandur Kamulyan

Senin, 17 Januari 2022

Duo Etnicholic yang beranggotakan Redy Eko Prastyo (Dawai Cempluk, Vocal) dan
Anggar Gusti (Lead Vocal) dengan additional player: Wahyu Kurnia (Guitar Acoustic),
David Andrea (Bass Electric), dan Oceb (Drum, Percussion) akan menggelar
pagelaran seni budaya bertajuk “Nandur Kamulyan”, pada 22 Januari 2022, pukul
15.00 s/d selesai.
“Nandur Kamulyan adalah sebuah tajuk sebagai suatu ajakan untuk kita selaku
manusia hendaknya senantiasa melakukan hal-hal baik, produktif serta bermanfaat
untuk sekitar, serta tetap menjaga tatanan kearifan lokal sebagai pemangku dalam
berinteraksi di tanah nusantara pada khususnya”, ungkap Redy Eko Prastyo.
Diselenggarakan di Waroeng Sumber Cinde, Bumiaji, Kota Batu, penampilan Duo
Etnicholic kali ini merupakan Pra-Event dari Intimate Concert yang digagas akan
dilaksanakan tahun ini. Dalam pagelaran Nandur Kamulyan, Duo Etnicholic akan
membunyikan komposisinya dengan 7 komposisi baru, yaitu: Nandur Kampulyan,
Hiphip Duro, Renjana Senja, Hijau Lestari, Dendang Berdendang, Kahayan, dan
Bhumi Nusantara.
Dalam pagelaran seni budaya ini, Duo Etnicholic menggandeng Fotografer asal
Kalimantan Timur, Ganecha Yudhistira yang telah melakukan perjalanan mengeliling
12 desa di Kalimantan Timur untuk mengarsipkan budaya Suku Dayak dan Sutradara
Film Dokumenter, Fajaria Menur Widowati dengan membuat kolaborasi momentum
karya Saling Silang Folklore Nusantara dalam wujud pameran foto dengan tema
Merawat Identitas dan pemutaran film dokumenter berjudul Pusenai, The Last Dayak
Basap. Rangkaian kegiatan ini akan dimeriahkan dengan diskusi santai bersama Dwi
Cahyono, seorang Arkeolog, Sejarawan, dan Akademisi.
Cp. 0813-6246-4516 (Ria)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *