PEDHUT KUNING FESTIVAL

Pers Rilis

PEDHUT KUNING FEST

Pedhut kuning diambil dari analogi hamparan sawah yang menguning,yang artinya sawah tersebut siap panen.Biasa nya dalam karakteristik masyarakat agraris yang notabene nya adalah petani, sawah yang menguning merupakan penanda dari sebuah kebahagian dari para petani karena akan melakukan panen raya, hal ini mesti diikuti dengan sebuah bentuk lelaku bentuk sujud syukur dari masyarakat sekitar dengan membuat sebuah bentuk apresiasi atau adab atas anugrah dari Tuhan Yang Maha Esa atas diberinya sebuah kebahagiaan berupa memanen hasil alam nya yaitu sawah. Perilaku ini sudah tertanam ,tertancap dalam urat nadi masyarakat agraris,bahwasannya mereka menyadari betul akan DNA mereka yang selalu melakukan hal mengapresiasi alamnya dengan sebuah bentuk kebahagiaan sebagai bagian rasa syukur masyarakat tersebut. Kegiatan itu bisa berupa Bersih Desa, Ruwatan,Doa bersama ,Kendurenan, atau dengan membuat sebuah ruang aktifitas kebudayaan melalui ekspresi berkeseniaannya dimana hal tersebut merupaka bentuk dari Hari Raya Kebudayaan dari masyarakat agraris.

Dalam Kehidupan Bermasyarakat didaerah manapun di Indonesia, Kita Mengenal Konsep Gotong Royong, Yakni suatu konsep ketika dalam suatu kegiatan bersama, Semua orang saling membantu tanpa mendapat upah uang. Konsep ini hamper punah di kalangan masyarakat yang semakin individual. Anak Anak muda hampir tak mengetahui bentuk bentuk gotong royong itu padahal, padahal konsep dan ekspresi budaya tradisional gotong royong ini adalah hal paling unik di Indonesia. [1]Konsep atau pengetahuan “ gotong Royong “ ini mewujud dalam bentuk kegiatan/ekspresi, diantara nya dengan membuat rumah, acara bersih desa,Pesta panen atau kegiatan semacam PEDHUT KUNING FESTIVAL ini yang akan dilakukan oleh warga Desa Brumbun Kab.Madiun, yang akan dilaksanakan pada tanggal 22 desember 2018.

Dimana letak dari Desa Brumbun, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur dimana rata-rata mata pencariannya dengan bertani serta dilimpahi oleh kekayaan hasil pertanian serta pesona alamnya, Untuk menuju Desa Brumbun ini hanya membutuhkan waktu perjalanan sekitar 15 menit dari pusat Kota Madiun.

Mari kita kenali desa kita,mari kita apresiasi alam kita serta menggali potensinya,mari kita persembahkan bhakti kita untuk lingkungan kita agar terjaga dan lestari apa yang menjadi Permata bumi pertiwi ini,diantara nya dengan berapresiasi pada dimensi kesenian yang berbasis akar budaya masing-masing.

Pingin Tahu keseruan dan bagaimana acara dari Pedhut Kuning Festival,ayo datang,poro sanak kadang,sedulur,sahabat serta para pembakti desa di madiun dan sekitarnya serta Indonesia pada umumnya.

Acara ini ada beberapa ragam kegiatan,diantaranya ada Sarasehan Budaya saling silang ide bagaimana membangun potensi desa dengan dasar budaya, Pertunjukan saling silang bunyi bersama Redy Eko Prastyo ( musisi dawai/Malang ) & Memet Chairul slamet ( Komposer,Dosen Musik ISI Jogja) yang akan berkolaborasi dengan eksplorasi bebunyian agraris diantaranya dengan memainkan secara massal instrument Harpa Mulut ( Karinding,Rhinding ) bersama sama warga. Dan menariknya mereka  akan memainkan disepanjang hamparan sawah di desa brumbun. Tak Kalah menarik juga ada respon gerak dari teman teman Malang Dance serta beberapa group tari dari desa brumbun, Serta serunya group Unen Unen dari Rengel Tuban yang dikomandani oleh seniman instrument builder Hewood, merekan akan memainkan eksplorasi instrument music dari daun lontar serta music ongklek nya dimana mereka juga akan memberikan workshop membuat Rinding, Karinding bersama warga desa Brumbun. Ada bung Yoyok Harnes ( pemain dawai Hindia/Sitar) yang sempat berguru di HIndia ,dia adalah putra daerah madiun yang menetap di Bali, Kiprah Yoyok Harnes dalam blantika World Music akan bisa kita nikmati dalam setiap petik dawai nya. Begitu Juga yang tidak kalah seru Prabu sang guitaris cilik asal Madiun yang sudah malang melintang sampai dengan ruang jelajah nasional dan Internasional, Bakat serta talentanya terus terasah berkat dukungan dari kedua orang tuanya,dia akan memainkan beberapa nomor komposisi ciamiknya dengan eksplore guitar dan kemampuan dia men dalang juga.

[1] Ibid




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *