Press Release PERSAMUHAN DAN SALING SILANG IDE PEMBAKTI KAMPUNG

Press Release

PERSAMUHAN DAN SALING SILANG IDE PEMBAKTI KAMPUNG

Tiga Titik di Jawa Timur (Malang, Kediri, dan Probolinggo)

 

Sukses dengan Persamuhan Nasional Bakti Bangsa pada 26-30 Oktober 2019 lalu yang mempertemukan para pembakti kampung-kampung di seluruh Nusantara, kini Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) kembali menggelar kegiatan yang melibatkan aktivis, pemerhati, dan penggiat kampung di tiga titik kota di Jawa Timur, yakni di Malang, Kediri, dan Probolinggo pada 20-23 November 2019. 

Kegiatan ini bertajuk Persamuhan dan Saling Silang Ide Pembakti Kampung, yang  sekaligus sebagai tindak lanjut dari gelaran kegiatan sebelumnya. Namun dalam kegiatan ini akan dispesifikkan pada kebutuhan lokalitas masing-masing kampung yang ditempati.

Bukan hanya itu, saling silang ide yang menjadi titik tekan dari kegiatan ini dimaksudkan sebagai ruang dialog strategis yang mempertemukan berbagai ide, gagasan, dan kemungkinan yang bisa disinergikan satu sama lain. 

Secara spesifik tujuan acara ini adalah: 

  1. Untuk menjalin komunikasi antar pembakti sehingga tercipta proses saling silang ide 
  2. Penguatan ekosistem potensi antar pembakti di masing-masing kampung
  3. Sebagai ruang security system social dalam menciptakan kampung yang kondusif, aman, dan berdaulat
  4. Sebagai media mentransformasikan atau membumikan nilai-nilai Pancasila

Dalam kegiatan ini akan ada materi khusus yang disampaikan oleh para ahli, antara lain Prof. Dr. Haryono (Kepala BPIP RI), Prof.Ahmad Erani Yustika(Staf Khusus Presiden), Dr. Riyanto.M.Hum (Dosen UB Malang), dan juga beberapa pemantik lain. 

Acara ini pun dipadukan dengan beberapa gelaran seni dan kreativitas kampung yang ada di tiga titik kota/kabupaten tersebut. Adapun jadwal yang ditetapkan adalah: tanggal 20 November 2019 di Kediri, tanggal 21 November di Kampung Bago Probolinggo, dan tanggal 23 November di Kampung Cempluk Kabupaten Malang.

Output dari kegiatan ini adalah lahirnya sinergi antar kampung yang sama-sama menggaungkan semangat kebangsaan dan keberdayaan masyarakat melalui pembangunan kampung berdasarkan isu-isu yang spesifik dan strategis sesuai karakteristik dan problematika yang dihadapi oleh masing-masing kampung. Selain itu juga untuk memperkuat jejaring antar kampung dalam spirit yang sama, yakni pembumian Pancasila semakin dalam pada kehidupan masyarakat.

 

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *